Langsung ke konten utama

Langkanya Kue Rangin

Melewati jalan Kramat Gantung eeeh... ketemu penjual rangin. Duduk di trotoar sambil melihat Pak Sokib menaruh adonan rangin ke cetakan dan tangan tua-nya mengambilkan 2 sisir rangin buatku. “Pake gula mbak..?” gitu tanya pak Sokib yang udah puluhan tahun jualan rangin. Mentega dioleskan trus ditambah taburan gula pasir diatasnya. Satu sisir harganya Rp 1.000,- , waaah lumayan nyantai menikmati rangin ditemani Pak Sokib dan teh botol hehehe.... Jadi ingat seorang kawan yang tiba-tiba bawa rangin buatku karena kemarinnya sempat ngobrol kalau aku udah lamaaa banget nggak pernah menikmati kue yang satu ini. Menurut temanku, tiap pagi penjual rangin pasti lewat di kampungnya yang kebetulan emang kampung khas Surabaya yang sempit.

Rangin memang sudah sulit ditemukan di Surabaya. Mungkin kalau kebetulan aku lewat ke kampung-kampung lama di Surabaya, baru ketemu penjual rangin, itupun nggak disemua kampung lama di surabaya ada. Sepertinya kue ini udah tergerus dgn kue-kue jaman sekarang. Bahkan anak-anak SD kebanyakan nggak pernah tahu rasanya rangin yang nikmat ini, karena di depan sekolah SD sekarang yang dijual yaa .. Cuma makanan-makanan yang banyak sekali pengawet dan msg-nya.. hmmm.... Apalagi di Surabaya , sekarang jajanan dari daerah lain juga sangat menarik perhatian seperti empek2 palempang, batagor, cimol.. waah itu yang sekarang lebih terkenal dari rangin. Bahkan kerak telor pun sekarang udah banyak merambah pasar malam di Surabaya.. owh.. owh...

Beberapa tahun lalu sih, kalau cari rangin katanya di Jalan Mayjen sungkono, dan pernah emang aku ketemu, pas mau cari kue di toko roti melly di mayjen sungkono. Tapi kabar-kabarnya, kue rangin juga ada di jalan itu, buka stand di depan pertokoan darmo park, dan rangin yang disini sudah dimodifikasi dengan berbagai topping

Jadi, nikmat banget yaaa... mengunyah rangin hangat yang jarang-jarang aku temui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daging Bumbu Lapis

Yuuuk.... dicoba.... barangkali cocok untuk keluarga Anda..... Bahan : Daging has dalam / lulur ( iris tipis lebar ) -500 gr Kentang  ( Iris sesuai selera ) Bumbu Halus : Bawang Merah 6 butir Bawang Putih 4 butir Merica Kemiri 1/4 Biji Pala Garam Gula Kecap manis air asam Bahan Tambahan : Bawang Goreng untuk taburan  dan 3 buah cengkeh Cara Membuat : Campur daging bersama bumbu halus dan diamkan Goreng kentang setengah Matang Tumis campuran daging sampai keluar air dan daging berubah warna Masukkan bunga cengkeh Tambahkan air untuk mengempukkan daging. sampai airnya agak menyusut dan daging sudah empuk , masukkkan kentang gorengnya. tunggu sebentar sampai air menyusut  ( nyemek-nyemek ) dan matikan api.. Taburi  bawang merah goreng.

Makassar Dalam Sekelumit Tjerita Rindu

Judulnya seperti sebuah kisah cinta muda mudi yang dilanda kerinduan yang mendalam. Tapi bukan seperti itu nuansanya. Memang ada rindu yang bersambut untuk bisa datang lagi ke kota Metropolitan Terbesar di Indonesia Timur ini. Dua kali kunjungan saya ke kota Coto ini , dalam waktu yang singkat tetapi kedua duanya saya dihujani. Artinya setiap kali saya datang,selalu disambut hujan sepanjang hari. Tapi kunjungan kali ini lebih berkesan karena selain memang tujuan utamanya untuk keluarga tapi ternyata saya di beri rejeki bisa bertemu dengan teman masa kecil (SMP) yang setelah lulus SMP kami nggak pernah bertemu. Nah di Makassar inilah kami bertemu, berbagi rindu dan cerita sambil menikmati indahnya Kota Makassar, lezatnya makanan khasnya dan meriahnya oleh-oleh yang akan kubawa kembali ke Sidoarjo. Pantai Losari  Ke Makassar harus jalan ke Pantai Losari, karena pantai ini sudah menjadi ikon Kota Makassar. Pantai Losari ini tidak punya pasir seperti pantai-pantai lain, dan ...

Menyusuri Sungai Gandong Magetan

Sungai Gandong atau yang biasa disebut Kali Gandong , memang sudah sangat familiar buat masyarakat Magetan . Karena sungai ini adalah sungai yang melintasi tengah kota Magetan. Kalau Anda tanya dimana itu Magetan ? Kota ini dulu tidak akan ketemu kalau dicari di peta hehehehe.. paling tidak itu kata beberapa teman saya. Tapi sekarang silakan cari.. pasti Anda akan menemukannya.. Magetan , Jawa Timur ... kota yang dulu dianggap sebagai kota buntu tapi sekarang sudah dibuka akses menuju ke kota Solo , sehingga sekarang sudah tidak buntu lagi. Nah... Balik lagi yach di topik Kali Gandong. Kali Gandong ini menurutku , sebenarnya merupakan sungai yang menarik, lepas dari banyaknya pemberitaan sungai ini menjadi tempat orang bunuh diri dan sungai yang S ingup (red : serem krn banyak makhluk halus ), Kali Gandong tetap menarik buat saya. Untuk mencapai dasar sungai kita harus turun di kedalaman lebih dari 20 meter, menyasak jalan setapak .... maklum karena Kota Magetan ini letakny...